![]() |
Foto: Lokasi kebakaran di pekan labuhan, medan, sumut. |
Musibah yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik ini, bermula dari rumah yang dihuni keluarga Evi (35), yang kala itu dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya.
Menurut keterangan sejumlah warga di lokasi, pemilik rumah sekitar lima belas menit pergi untuk mengunjungi rumah orang tuanya.
Tiba-tiba dari atap rumah tersebut muncul percikan dan disusul kobaran api. Tanpa sempat dibendung api terus merambat ke empat rumah warga lainnya yang saling berdampingan di pinggir jalan protokol tersebut.
Meski sebagian warga berupaya mencoba memadamkan api dengan peralatan sederhana, namun tidak membuahkan hasil maksimal. Di tengah suasana panik penghuni rumah pun menyelamatkan harta berharga dan perabotan rumah tangga mereka.
Tak berapa lama berselang, belasan unit armada petugas pencegah dan pemadam kebakaran yang dikerahkan tiba, akhirnya secara perlahan-lahan berhasil memadamkan kobaran api.
Akibatnya rumah keluarga Feri (35), Azizah (30), Ramli (50) serta Eldarin (38) pun turut ludes dilalap si jago merah.
Bahkan harta benda milik korban yang menyewa di salah satu rumah yang terbakar itu di antaranya turut hangus terbakar.
Dalam musibah ini, kata Lurah Pekan Labuhan Khairun Nasir, tidak terdapat korban jiwa manusia, namun kerugian materil para korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Untuk menyelidiki sumber penyebab kebakaran ini, pihak Polsekta Medan Labuhan telah memasang garis polisi di sekitar lokasi
Kapolsek Medan Labuhan, AKP Edi Safari yang dikonfirmasi mengatakan masih melakukan pemyelidikan atas peristiwa kebakaran tersebut.
"Masih kita lakukan penyelidikan. Dan kita juga sudah menurunkan team labfor Polres Pel Belawan untuk mengetahui motif kebakaran tersebut,"ucapnya singkat . (Hen)